PUISI KU 2025 (ANGIN FEBUARI)
CIRI KHAS
Aku menemukan ciri khas dalam setiap perjalanan
Menemukan tempat-tempat baru yang khas
Membuat seakan-akan menjadi ciri khas tersendiri
Mungkin rasa hormat untuk tidak
mengadili masa lalu dalam keadaan
masa kini
untuk suatu hari kudambakan
Terima kasih engkau telah mau
Terimakasih engkau sudah sudi
Kepada ku lelaki yang berjalan
Dimuka bumi.
MERAYAKAN KEMBALI HADIRNYA HUJAN
Mengagumkan sore, ini hujan kembali
membasahi kota hiruk pikuk manusia seakan lenyap
Dalam sekejap
sebagian menggerutu di pinggiran toko
sebagian lagi menghisap sebagian roko dan kopi
Di dalam nya.
Sedanng aku memilih opsi ke 2
Diatas meja-meja mereka menyajikan kopi
Hitam pekat
Aku sengaja memesan nya untuk
merayakan mu
merakan hadir mu kembali
melalui rintik hujan
Cinta yang Aggung
Adalah ketika kamu merintikan air mata
Dan masih peduli terhadap nya
Adalah ketika dia tidak memperdulikan mu dan kamu
Masih menunggu nya dengan setia
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
Dan kamu masih tersenyum santai berkata aku
Turut bahagia untuk mu
Apabila cinta tidak berhasil
Bebaskan dirimu
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayap nya
Dan terbang ke alam bebas lagi
Ingatlah bahwa kamu mungkin menemukan cinta
Dan kehilangan nya.
Tapi...ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati dengan nya
Orang yang terkuat bukan mereka yang selalu
menang melaikan mereka yang tetap tegar
ketika jatuh.
KAMPANYE AKU MENCINTAI MU
Tidak ada yang bisa meng hentikan dari aku mencintai mu
Ini adalah tindakan revolusioner ketika aku menyatakan
sebenarnya.
Cinta hey, muncul tanpa harus ku cari melebihi keindahaan
Dan masih bisa ku pertahankan tanpa perlu usaha, karena melebihi kekuatan
Jika kamu tidak merasakan keberatan enkau segera akan tinggal di tempat dari mana itu datang
Semoga kamu tenang dan meperkuat kewenangan perasaan menjadi begitu banyak seperti
keheningan, tempat dimana aku ingin dengan mu selama ini, lalu aku akan kucoba untuk -
menjadi yang terbaik si aku yang satu ini.
kuat dan perhatian dan memahami dan melindungi, seandainya kasih dengan ini kasih belum cukup , rasa sayang
Segera melengkapi O ... khusus untuk selalu siap dimana kamu berada.
MENUNGGU PAGI
Entanh mengapa malam tetap begini
Apakah pagi enggan kembali
Apakah mentari tampak malu
Aku masih menggu pagi
Dalam sepi dan sunyi
mengalun dalam sukma
tersendiri.
Entah sampai kapan aku masih seperti ini
Entah sampai kapan aku tetap sendiri.
MENEMBUS MU...
Setiap hal ketika aku menunggu mu
Waktu berjalan lebih lambat
malam berjalan lebih lambat
siang berjalan lebih melambat
jam di dingding bergerak lebih lambat
usia berjalan lebih lambat
Disaat jantungku berdetak lebih cepat
melebihi kecepatan cahaya
Oleh keinginan bertemu dengan mu
KEINDAHAN DIRIMU
Semerbak wangi melati menyelimuti
Daksa mu yang indah membuat dirimu hendak
sekali mendekap nya.
matamu berbinar bagaikan
kelap kelip bintang
wajah mu memerah
bagaikan langit cakrawala senja
Serayu malam menghilangkan
wangi melati yang menyelimuti dekap mu
Germelap bintang menenggelam kan
binar matamu
Namun engkau tak perlu gundah
Kirana kepada perasaan mu
Tetap bercahaya
Bagaimana rembulan menyinari
gulita malam tak pernah padam
Komentar
Posting Komentar